Sabtu, April 20, 2013

Bungsu, naik bis pertama kali

Pertama kali si Bungsu naik bis. Tidak sendirian, sih, aku tetap ikut menemaninya. Hari Sabtu kemarin, tanggal 20 April 2013 kami berdua berangkat ke Malang jam 6 pagi. Niat awal adalah mencari tempat kos dan bayar bimbel di SSC. Bukan, bukan aku. Itu buat si Bungsu. 

Pukul setengah 10 kami sampai di termina Arjosari, lalu naik angkot ADL menuju dinoyo, tempat tinggal Niskha. Rencananya di sana, aku mau pinjam motor saja. Pergi cari tempat kos dan bayar bimbel cukup merepotkan jika naik angkot. Setelah makan, aku minta ijin untuk berangkat. Tujuan pertama adalah ke tempat kos. Si bungsu dapat tempat ini dari temannya. Tempatnya memang bagus. Ada tiga lantai, tempatnya juga bersih. Tapi, sedikit kendala di harganya. Pas tahu harga per kamarnya sempet bikin ngucap Astaghfirullah sih. Gimana ga, satu kamar harga paling murah Rp. 650.000,- / bulan. Ada lagi satu kamar seharga Rp. 975.000,- tapi bisa ditempati sampai 4 orang. Tiap nambah seorang, harganyapun nambah Rp. 50.000,- berlaku untuk semua kamar. Sebenarnya mau ambil yang Rp. 975.000,- dan akan diisi anak 3. Jadinya kan, Rp. 1.075.000,- dibagi 3. Lumayanlah bayarnya sekitar Rp. 360.000,-/anak. Tapi, si bungsu bilang mesti nunggu konfirmasi dari temannya yang mau nge-kos bareng.

Akhirnya sambil nunggu dan mikir, kami pamit dulu, mau bayar bimbel. Di SSC, ternyata untuk bulan April pembayaran nggak boleh dicicil. Ya ampun, ini bungsu dapat info darimana sih, kok salah? Mana bawa duit cuma sedikit. Ga sampai 1 juta, padahal SSC bayarnya Rp. 1.415.000,-. Haddeeehhh, akhirnya dengan bismillah, aku coba memberikan penjelasan yang lebih mirip alasan pada bagian administrasi SSC, hahaha. Dan Alhamdulillah, mereka bisa maklum, dengan janji bahwa saya akan melunasinya tanggal 25 April 2013.

Urusan bimbel, done:)

Tinggal tempat kos. 
Coba masuk gang tikus untuk cari alternatif tempat kos. Ternyata banyak kos di sini. Dengan harga terjangkau. Tapi, sayangnya, karena telat nyari, semua tempat kos itu sudah penuh. Bukan rejeki, mungkin. 

Akhirnya, kami mengistirahatkan otak sejenak. Makan Steak and Shake, lalu main ke Matos. Karaoke di instans box karaoke. Lalu foto box. Dan terakhir malah beli DVD di Flamboyan, stand di matos yang jualan DVD. Lengkap banget di situ. Sampai akhirnya kami dapat 13 DVD dengan harga Rp. 80.000,-. 10 keping bonus 3 keping. 

Kami baru pulang pukul 7 malam dan sampai Lumajang pukul setengah 11 malam. Satu hal yang kami lupa. Bahwa kami belum mendapatkan tempat kos. 

*Mendadakbingungdanstres*

2 komentar:

  1. lebih banyak jalan2nya. Dasar vina nih...

    BalasHapus
  2. xixixixi... maklum, ebi.. merasa kembali muda :D

    BalasHapus