Rabu, Desember 26, 2012

Si -G.A.L.A.U-

Ada yang terkena sindrom galau, nih di rumah. Pastinya bukan bapak-ibu. Zaman mereka mana ada kata galau, hehehe. Galau mungkin punya nama lain saat mereka masih muda. Entahlah, yang jelas saya ingin membahas tentang G.A.L.A.U. Dan kebetulan, saat ini salah satu anggota keluarga kami yang paling cantik (ehem) sedang dilanda galau tingkat dewa.

Apa? Saya? Ehm, sebelumnya terima kasih karena menganggap saya cantik :D tapi, sayang sekali, yang terserang itu bukan saya. Melainkan si bungsu. Biasalah, ABG.

Hm, akhir-akhir ini si 'galau' itu memang tengah merajai dunia per-kosa-kata-an. Demamnya menjangkiti setiap makhluk di muka bumi ini. Manusia, bahkan hewan dan tumbuhan-mungkin- juga pernah merasakan galau. Entah siapa yang memulai kata ini. Yang jelas si 'galau' ini telah sukses mewabah seantero nusantara.

Kata galau sendiri kalau di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berartikerush, senewen, was-was, ribut dan cemas. Atau bisa juga berarti kacau atau tidak karuan. Tapi, saat ini si 'galau' sepertinya sedang bertransformasi arti. Bukanlah merujuk pada KBBI, melainkan punya arti sendiri di kalangan anak muda, khususnya.

Galau itu lebih pada perasaan yang tak jelas atau tak menentu yang berkaitan dengan seseorang. Entah lawan jenis, atau yang sejenis. Atau kadang jika itu berhubungan dengan suatu tempat yang mengingatkan pada sebuah kenangan atau tak jarang hanya disebabkan oleh karena alasan yang tak jelas. Kadang kala juga hanya karena datang bulan (yang ini khusus untuk cewek tentunya)

Dan adik saya yang bernama Vira Oktavia Kurniasari ini tengah sukses dihampiri si G.A.L.A.U. Sesuai dengan artinya, dia galau memang lantaran Jomblo. Mungkin agak heran juga kenapa dia jomblo. Lihat saja wajah dan perawakannya. Cantik dan tinggi semampai (ehem), mana mungkin bisa jomblo.


 *Look at her! How could such she could be singles? Don't have a boyriend?*

Hahaha, bukannya sombong atau pemilih. Sepertinya memang agak susah punya pacar untuk seusiannya. Larangan dari orang tua, mungkin salah satu faktornya. Tapi, sebenarnya tujuannya baik. Supaya sekolahnya tidak terbengkalai karena urusan P.A.C.A.R, \(^_^)/

Cuma ya itu, karena banyak teman sekolahnya yang pacaran, akibatnya dia terserang galau. Galau karena menjadi 'Jonges'. Istilah yang berarti Jomblo Ngenes, hahahaha. Nggak hanya itu sih penyebabnya. Larangan Bapak (terutama) untuk pergi-pergi jauh mengendarai motor, juga menjadi salah satu penyebabnya. 

Bapak (dan Ibu) memang akan langsung bilang 'TIDAK' setiap adek mengutarakan niatnya untuk main dengan teman-teman ke Jember naik motor. Apalagi musim liburan. Bukannya apa, sih, tapi jalanan cukup ramai. Kalaupun kita hati-hati, orang lain yang sembarang mengendarainya. Fiufh, repot. 

Well, kegalauannya ini cukup membuat rumah berantakan. Bawaannya cemberut melulu. Tapi, beberapa hari ini sepertinya sudah lumayan sembuh. Lumayan, artinya belum sepenuhnya. Masih kadang-kadang kumat. Hehehehe.

Okelah, tetap semangat untuk si cantik. Ayo, saya traktir mie ayam langganan kita. Semoga galaunya cepet sembuh :D :D  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar