Selasa, Agustus 11, 2015

Tingkeban : Upacara 7 bulanan untuk Bumil :*

AHAI..ACTION DULU... SELPIE SELPIE :*

Akhirnya kandungannya masuk usia 7 bulan juga. Sehat-sehat ya dekbay :* 
Eits, maaf maaf, bukan saya yang hamil :D tapi adik ipar saya, hehehe... Ini adalah kehamilan keduanya (semoga saya cepat menyusul untuk menikah dan hami juga. Amin :D) Meskipun sudah 7 bulan tapi perutnya masih kelihatan kecil. Mungkin karena anaknya kurus dan tinggi, ya :D

Meskipun judulnya Tingkeban atau Mitoni atau 7 bulanan, tapi acara yang dilaksanakan hari Minggu kemarin sama sekali tidak mengandung unsur adat jawa. Tentu saja kecuali pada bagian "jualan rujak gobet dan dawet" :)) Kenapa hanya Rujak Gobet dan Dawet yang diikutsertakan? Karena itu yang paling mudah disiapkan. Lagipula sebenarnya acara Mitoni  itu dibarengi dengan acara Anjangsana/kumpul-kumpul dengan para kerabat dan teman-teman dari kantor Bapak. Sehingga yang dilaksanakan 'hanya' mengaji bersama 7 surat (An Nisa', Yusuf, Al-Kahf, Maryam, Luqman, Ar Rahman, Al Waqi'ah) ditambah surat Yassin. Tentu saja tersirat harapan besar dalam do'a-do'a kami agar bayi yang dikandung dapat lahir dengan selamat, sehat, lancar dan dimudahkan. Begitu pula do'a bagi ibunya agar sehat dan dilancarkan proses lahirannya. 



Pengajian untuk mendoakan di dekbay :))


Si kakak yang antusias menyambut adek bayinya :* 


Lantas, sebenarnya Tingkeban itu apa sih? Adat Jawa yang khas dengan rujak gobet dan dawet ini masih banyak dilaksanakan di kalangan masyarakat yang bermukim di pulau Jawa. 

Upacara Tingkeban/Mitoni sendiri adalah salah satu tradisi masyarakat Jawa, dimana kata Mitoni berasal dari kata Pitu yang artinya tujuh. Sesuai dengan namanya, upacara tingkeban/mitoni ini dilaksanakan saat usia kehamilan mencapai tujuh bulan. Dalam acara ini sang ibu yang sedang hamil dimandikan dengan air kembang dan disertai doa yang bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar selalu diberikan rahmat dan berkah sehingga bayi yang akan dilahirkan selamat dan sehat. 
Menurut tradisi Jawa kental, upacara ini dilaksanakan pada tanggal 7, 17, dan 27 pada penanggalan Jawa, dilaksanakan di kanan atau kiri rumah menghadap ke arah matahari terbit. Yang memandikan-pun harus berjumlah ganjil. Setalah dimandikan, si ibu dipakaikan kain/jarik sampai tujuh kali, dan yang terakhir atau jarik ketujuh dianggap paling pantas dikenakan. Lalu diikuti acara pemotongan tumpeng yang diawali dengan doa. Setelah itu acara yang paling menarik adalah 'Jualan Dawet dan Rujak Gobet'. Jika dulu belinya pakai uang kreweng (tanah liat yang dibentuk bulat dan pipih, mirip uang receh) sekarang sudah banyak yang memakai uang sungguhan. Harganya?? Se-iklasnya yang beli. Bisa 100 perak, 500 perak, 1000 perak, 50.000 atau berapapun yang penting iklas. Kata orang tua sih, uang tersebut digunakan untuk beli jamu buat si ibu :D :D

Terlepas dari itu semua, hakekat dasar dari semua tradisi Jawa adalah sebagai bentuk ungkapan syukur dan permohonan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Segalanya untuk keselamatan dan kedamaian hidup manusia, yang diungkapkan dalam bentuk lambang-lambang yang mempunyai makna masing-masing.

Selamat berusia tujuh bulan dalam kandungan, keponakanku. Sehat terus, ya. Kami tunggu kehadiranmu, Mungil :* :)






Jumat, Agustus 07, 2015

Tentang Tes Potensi Akademik

Tes Potensi Akademik (TPA) biasanya digunakan dalam proses penerimaan karyawan baru atau pegawai baru.  Tujuannya adalah untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik. Sehingga nilai TPA juga dijadikan standar dalam penerimaan mahasiswa baru. Terutama dalam jika hal tersebut terkait dengan beasiswa. 

Namun, tidak sedikit yang gagal atau tidak lulus dalam tes potensi akademik. Hal ini bisa disebabkan karena kurangnya persiapan dalam melatih diri sebelum menghadapi tes tersebut. Untuk menghadapi tes tersebut, modal utama yang harus dimiliki adalah kesehatan dan persiapan mental, karena soal yang banyak itu harus dapat diselesaikan dalam waktu yang terbatas.

Untuk melatihnya, anda dapat membeli buku-buku tentang TPA yang dijual baik secara online maupun di toko-toko buku. Beberapa contoh soal pada tes potensi akademik diantaranya :

1. (3/4)a=7+(3/2)a , maka nilai a adalah ?

A.-12/7
B.21/4
C.-21/4
D.28/3
E.-28/3
(Jawaban : E )
2. Berapa persenkah 19 dari 380?
A.0,5%
B.5%
C.0,05%
D.0,15%
E.5,5%
(Jawaban : B)
3. 32/9 : 0,75 =
A.6/16
B.3
C.3,5
D.16/6
E.16/5
(Jawaban : D)
4. Jika a=6 , b=5 dan c=(2a-b)/(ab) , maka berapakah nilai abc ?
A.8
B.15
C.7
D.6
E.5
(Jawaban : C )
5. Puput punya 18 kelereng di kantongnya, 7 warna kuning, 5 warna biru dan 6 warna merah. Berapakah jumlah minimum yang harus diambil puput untuk memastikan bahwa dia mendapat setidaknya 1 buah kelereng untuk setiap warna ?
A.13
B.12
C.7
D.15
E.14
(Jawaban : E  Pembahasan: 7 Kuning, 5 biru dan 6 merah. Untuk memastikan, urutkan dulu dari yang jumlahnya terbesar yaitu 7,6,5 lalu jumlahkan dengan cara 7+6+1=14, dengan jumlah ini maka pasti puput mendapat setidaknya 1 buah kelereng untuk setiap warna )
6. Ricky tidak lebih ringan dari Rini, Raka lebih berat dari Rini, maka :
  1. Ricky dan Rini mungkin beratnya sama
  2. Jika Rini beratnya lebih dari 50 kg, maka pasti raka kurang dari 50 kg beratnya
  3. Mustahil Ricky dan Rini beratnya adalah sama
  4. Pastilah Ricky beratnya lebih ringan dari Rini
  5. Raka dan Rini punya kemungkinan beratnya sama
(Jawaban :  A )
7. Tes Logika Simbolik
MEJA=5438
KURSI=19720
DASI=6820
sehingga, 2418=………..
A.MAKA
B.SISA
C.SEKA
D.DESA
E.JADI
(Jawaban : C Pembahasan: 2=S,4=E,1=K,8=A )
8. Volume ember jika penuh adalah 42,5 liter. Namun hanya terisi 3/5 saja saat ini. Dan diambil lagi oleh Andi sehingga kini hanya terisi 1/5 saja. Berapa literkah yang diambil oleh Andi ? 
A. 17 liter 
B. 8,5 liter 
C. 17,5 liter 
D. 8 liter 
E. 34 liter
(Jawaban : A)
9. Sebagian perajin tempe mengeluhkan harga kedelai naik. Pak Anto seorang perajin tempe. 
a. Pak Anto pasti mengeluhkan harga kedelai naik. 
b. Pak Anto tidak mengeluhkan harga kedelai naik. 
c. Harga kedelai bukanlah keluhan Pak Anto 
d. Pak Anto mungkin ikut mengeluhkan harga kedelai naik 
e. Harga kedelai naik atau tidak, pak Anto tetap mengeluh
(Jawaban : D)
10. Jika saya tidak punya tugas kuliah maka saya membantu Ibu berjualan pakaian di pasar. 
a. Saya saat ini memiliki tugas kuliah dan pasti akan membantu ibu di pasar 
b. Sekarang saya tidak punya tugas kuliah, jadi saya tak perlu ke pasar membantu Ibu berjualan pakaian 
c. Saya sekarang ada di pasar membantu Ibu berjualan pakaian, karena tidak punya tugas kuliah 
d. Saya tidak membantu ibu di pasar karena saya tidak punya tugas kuliah 
e. Sebagai anak berbakti, meskipun punya tugas kuliah, saya tetap membantu ibu di pasar
(Jawaban : C)

Dan masih banyak variasi soal lain yang banyak muncul pada tes potensi akademik. Bagi anda yang berminat untuk mempelajari soal-soal di tes potensi akademik, entah untuk meningkatkan kemampuan diri atau sebagai bekal persiapan mengikuti tes seleksi, silahkan mendownload soal-soal yang diprediksi sering keluar pada tes potensi akademik dibawah ini 


Selamat mencoba, semoga berhasil :)

Selasa, Juli 28, 2015

welcome, Kindergarten


1st day on Kindergarten.......
YEEEYYYY \^^/
Akhirnya saya TK juga. Usia memang masih 4 tahun lebih, tapi sebentar lagi saya 5 tahun Oktober mendatang. Ah, sekolah baru, teman baru, guru baru, dan tentu saja mainan baru :D :D 
Dan saya sudah bersiap membuat petualangan baru di sekolah ini :)))