Sudah beberapa hari ini tidur sendirian tanpa si bungsu. Aneh rasanya. Apalagi pas sore tadi sempat nonton film horor "ju-on : the grudge". Sok berani banget. Sejak hari Sabtu tanggal 27 April 2013 kemarin, si bungsu resmi memulai bimbel-nya di Malang. Program intensif SPMB ini dilaksanakan sampai tanggal 13 Juni 2013, artinya kami berpisah untuk satu setengah bulan lamanya.
Hahaha, berlebihan saya ini. Padahal, saya sudah minta ijin bapak-ibu (dan sudah acc) supaya saya bisa main ke malang tiap hari Jumat sampai minggu. Nginapnya? Tetaplah di tempat Niskha. Semacam saya sudah punya kamar sendiri di rumahnya. :D
Tapi, tetap saja rasanya aneh jadi 'anak tunggal sementara' di rumah. Apa-apa sendirian. Sepi. Meskipun ada keponakan dan adik ipar. Yang paling ngangenin adalah saat kami berantem. Seneng banget. Bahkan hal itu bisa bikin stres hilang. Pelampiasan emosi. Begitulah kira-kira.
Hari-harinya juga tambah nggak bersemangat. Kalau dulu ada dia, tidur malam bisa mulai jam sebelasan. Sekarang, jam delapan udah masuk kamar, siap-siap tidur. Pagi juga nggak seheboh kalau ada dia. Secara hebohnya disebabkan menyiapkan sarapan dan bekalnya dia yang berangkat sekolah jam enam pagi. Sekarang, Ibu bisa agak leha-leha nyiapin makanan.
Kalau dulu, pas ada dia, saya suka banget keluar beli jajan. Kebab, burger, cilot, es jus, atau makanan lain bersama dengannya. Tapi, sekarang... malas, ah. Malas nggak ada temannya. :D
Hanya saja, orang bilang, kalo anak/sodara perantau dikangenin, dianya di sana bisa ga betah. Karena itu, kangen-nya di simpen baik-baik. Dicurahkan sebagai sebentuk doa, supaya dia baik-baik di sana. Lancar segala kegiatannya di sana. Semoga Allah-pun selalu menjaga si bungsu. Amin.
Selasa, April 30, 2013
Sabtu, April 20, 2013
Bungsu, naik bis pertama kali
Pertama kali si Bungsu naik bis. Tidak sendirian, sih, aku tetap ikut menemaninya. Hari Sabtu kemarin, tanggal 20 April 2013 kami berdua berangkat ke Malang jam 6 pagi. Niat awal adalah mencari tempat kos dan bayar bimbel di SSC. Bukan, bukan aku. Itu buat si Bungsu.
Pukul setengah 10 kami sampai di termina Arjosari, lalu naik angkot ADL menuju dinoyo, tempat tinggal Niskha. Rencananya di sana, aku mau pinjam motor saja. Pergi cari tempat kos dan bayar bimbel cukup merepotkan jika naik angkot. Setelah makan, aku minta ijin untuk berangkat. Tujuan pertama adalah ke tempat kos. Si bungsu dapat tempat ini dari temannya. Tempatnya memang bagus. Ada tiga lantai, tempatnya juga bersih. Tapi, sedikit kendala di harganya. Pas tahu harga per kamarnya sempet bikin ngucap Astaghfirullah sih. Gimana ga, satu kamar harga paling murah Rp. 650.000,- / bulan. Ada lagi satu kamar seharga Rp. 975.000,- tapi bisa ditempati sampai 4 orang. Tiap nambah seorang, harganyapun nambah Rp. 50.000,- berlaku untuk semua kamar. Sebenarnya mau ambil yang Rp. 975.000,- dan akan diisi anak 3. Jadinya kan, Rp. 1.075.000,- dibagi 3. Lumayanlah bayarnya sekitar Rp. 360.000,-/anak. Tapi, si bungsu bilang mesti nunggu konfirmasi dari temannya yang mau nge-kos bareng.
Akhirnya sambil nunggu dan mikir, kami pamit dulu, mau bayar bimbel. Di SSC, ternyata untuk bulan April pembayaran nggak boleh dicicil. Ya ampun, ini bungsu dapat info darimana sih, kok salah? Mana bawa duit cuma sedikit. Ga sampai 1 juta, padahal SSC bayarnya Rp. 1.415.000,-. Haddeeehhh, akhirnya dengan bismillah, aku coba memberikan penjelasan yang lebih mirip alasan pada bagian administrasi SSC, hahaha. Dan Alhamdulillah, mereka bisa maklum, dengan janji bahwa saya akan melunasinya tanggal 25 April 2013.
Urusan bimbel, done:)
Tinggal tempat kos.
Coba masuk gang tikus untuk cari alternatif tempat kos. Ternyata banyak kos di sini. Dengan harga terjangkau. Tapi, sayangnya, karena telat nyari, semua tempat kos itu sudah penuh. Bukan rejeki, mungkin.
Akhirnya, kami mengistirahatkan otak sejenak. Makan Steak and Shake, lalu main ke Matos. Karaoke di instans box karaoke. Lalu foto box. Dan terakhir malah beli DVD di Flamboyan, stand di matos yang jualan DVD. Lengkap banget di situ. Sampai akhirnya kami dapat 13 DVD dengan harga Rp. 80.000,-. 10 keping bonus 3 keping.
Kami baru pulang pukul 7 malam dan sampai Lumajang pukul setengah 11 malam. Satu hal yang kami lupa. Bahwa kami belum mendapatkan tempat kos.
*Mendadakbingungdanstres*
Pukul setengah 10 kami sampai di termina Arjosari, lalu naik angkot ADL menuju dinoyo, tempat tinggal Niskha. Rencananya di sana, aku mau pinjam motor saja. Pergi cari tempat kos dan bayar bimbel cukup merepotkan jika naik angkot. Setelah makan, aku minta ijin untuk berangkat. Tujuan pertama adalah ke tempat kos. Si bungsu dapat tempat ini dari temannya. Tempatnya memang bagus. Ada tiga lantai, tempatnya juga bersih. Tapi, sedikit kendala di harganya. Pas tahu harga per kamarnya sempet bikin ngucap Astaghfirullah sih. Gimana ga, satu kamar harga paling murah Rp. 650.000,- / bulan. Ada lagi satu kamar seharga Rp. 975.000,- tapi bisa ditempati sampai 4 orang. Tiap nambah seorang, harganyapun nambah Rp. 50.000,- berlaku untuk semua kamar. Sebenarnya mau ambil yang Rp. 975.000,- dan akan diisi anak 3. Jadinya kan, Rp. 1.075.000,- dibagi 3. Lumayanlah bayarnya sekitar Rp. 360.000,-/anak. Tapi, si bungsu bilang mesti nunggu konfirmasi dari temannya yang mau nge-kos bareng.
Akhirnya sambil nunggu dan mikir, kami pamit dulu, mau bayar bimbel. Di SSC, ternyata untuk bulan April pembayaran nggak boleh dicicil. Ya ampun, ini bungsu dapat info darimana sih, kok salah? Mana bawa duit cuma sedikit. Ga sampai 1 juta, padahal SSC bayarnya Rp. 1.415.000,-. Haddeeehhh, akhirnya dengan bismillah, aku coba memberikan penjelasan yang lebih mirip alasan pada bagian administrasi SSC, hahaha. Dan Alhamdulillah, mereka bisa maklum, dengan janji bahwa saya akan melunasinya tanggal 25 April 2013.
Urusan bimbel, done:)
Tinggal tempat kos.
Coba masuk gang tikus untuk cari alternatif tempat kos. Ternyata banyak kos di sini. Dengan harga terjangkau. Tapi, sayangnya, karena telat nyari, semua tempat kos itu sudah penuh. Bukan rejeki, mungkin.
Akhirnya, kami mengistirahatkan otak sejenak. Makan Steak and Shake, lalu main ke Matos. Karaoke di instans box karaoke. Lalu foto box. Dan terakhir malah beli DVD di Flamboyan, stand di matos yang jualan DVD. Lengkap banget di situ. Sampai akhirnya kami dapat 13 DVD dengan harga Rp. 80.000,-. 10 keping bonus 3 keping.
Kami baru pulang pukul 7 malam dan sampai Lumajang pukul setengah 11 malam. Satu hal yang kami lupa. Bahwa kami belum mendapatkan tempat kos.
*Mendadakbingungdanstres*
Kamis, April 11, 2013
Selamat Ulang Tahun, Lelaki
Selamat ulang tahun, Lelaki
Genap sudah usiamu menginjak ke-28 tahun. Apa kabar kehidupanmu selama 28 tahun ini?
Apa yang sudah kau dapatkan selama 28 tahun usiamu? Cinta? Pekerjaan yang mapan? Sahabat? Kehidupan yang layak? Sudahkah kau dapatkan semua? Atau masih ada yang tertinggal?
Genap sudah usiamu menginjak ke-28 tahun. Apa kabar kehidupanmu selama 28 tahun ini?
Apa yang sudah kau dapatkan selama 28 tahun usiamu? Cinta? Pekerjaan yang mapan? Sahabat? Kehidupan yang layak? Sudahkah kau dapatkan semua? Atau masih ada yang tertinggal?
Aku hanya berdoa, agar kau mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat, bertemu dengan jodoh yang terbaik, dan menjadi manusia yang keren, hahaha. Eh, tapi itu memang doa yang serius dariku. Bukan bercanda, meskipun aku mengakhirinya dengan tawa. Karena aku memang selalu berusaha bercanda denganmu. Ah, rindunya melihat tawamu, Teman.
Well, sekali lagi aku mengucapkan Selamat Merasakan Hari Lahir Kembali, Lelaki. Selamat menjalani usia yang ke-28 tahun. Selamat menikmati 'kedewasaan'mu yang lebih matang.
Langganan:
Postingan (Atom)